Seni Kriya
Seni ini merupakan salah
satu cabang dari seni rupa. Dengan keahlian tangan yang begitu tinggi dan
dipadukan dengan sentuhan seni ini. Maka proses tersebut akan mampu
menghasilkan benda kerajinan yang begitu tinggi.
Bentuk karya seni
nusantara bisa dibilang begitu beragam. Keberagaman karya seni ini tak bisa
lepas dari perkembangan dari seni kriya itu sendiri, perubahan zaman dan juga
tuntutan pasar itu sendiri. Akan tetapi masih tetap ada yang mempertahankan
keanekaragaman hiasan tradisional. Berikut jenis-jenis seni musik;
1. Seni Kayu
Sama seperti namanya, seni kayu akan menggunakan bahan dasar kayu yang akan diolah dengan menggunakan teknik ukir maupun teknik pahat. Selain itu dalam proses pembuatannya akan menggabungkan nilai fungsi dan juga nilai hias.
2, Seni Keramik
Berikutnya adalah jenis
seni keramik. Dimana keramik merupakan tanah liat yang dalam proses
pembuatannya akan dipanaskan dan diberikan lapisan glazur atau lapisan
mengkilap. Teknik yang digunakan adalah seperti teknik slab atau lempeng,
teknik putar atau throwing, pilin dan juga cetak ulang.
3. Seni Logam
Seni logam menjadi salah satu jenis dari seni yang dilihat berdasarkan dengan bahan atau media dan teknik pembuatannya. Logam merupakan salah satu bahan keras yang bisa diolah menjadi benda seni kriya.
4. Seni Tekstil
Bahan dasar dari kriya
tekstil adalah kain yang dibuat dari serat. Tekstil sendiri memiliki lingkup
yang cukup luas dengan berbagai macam jenis kain. Beberapa kain yang masuk ke dalam
cakupan tekstil adalah seperti kain yang dibuat dengan cara ditenun, diikat,
dipress ataupun teknik pembuatan lainnya.
5, Seni Kulit
Seni kulit merupakan jenis
seni kriya yang memanfaatkan bahan dasar kulit dalam proses pembuatannya.
Biasanya kulit yang digunakan adalah kulit binatang seperti kulit sapi, buaya,
ular dan juga kerbau.
6. Seni Batu
Selanjutnya ada seni batu yang mana bahan dasar yang digunakan adalah batu. Beberapa batu yang biasanya digunakan sebagai bahan dasar adalah batu fosil, jasper, batu permata, batu akik, dan lainnya. Nantinya batu-batu tersebut akan diolah dan dibentuk menjadi berbagai macam benda yang tentunya tetap memiliki sisi keindahannya tersendiri.
7. Seni Bahan Khas
Seni kriya yang
mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu bisa menciptakan produk kriya
yang terbuat dari berbagai media alternatif. Sebagai contohnya adalah seperti
kulit telur, pecahan kaca, kain perca dan lainnya media alternatif lainnya.
Seni Kriya
memiliki beberapa fungsi, yaitu:
1. Hiasan
Fungsi yang
pertama dari hasil produk karya seni ini adalah bisa dijadikan sebagai hiasan.
Hal ini karena banyak produk seni yang yang digunakan untuk benda pajangan
ataupun dekorasi. Tak heran jika banyak benda seni ini yang mengalami berbagai
macam pengembangan.
2. Benda Terapan
Fungsi
selanjutnya adalah sebagai benda terapan. Berbeda dengan seni murni yang lebih
banyak mengutamakan keindahan sebagai hiasan. Karya seni ini dalam seni terapan
atau applied art lebih banyak mengutamakan fungsi praktis kegunaannya.
3. Benda Mainan
Fungsi yang berikutnya adalah sebagai benda mainan.
Hal ini karena beberapa produk karya seni kriya bisa difungsikan sebagai objek
mainan. Benda ataupun alat permainan biasanya memiliki bentuk yang sederhana
dan dibuat menggunakan bahan yang memang mudah didapatkan. Hal ini bisa membuat
produk mainan karya seni kriya bisa dijual dengan harga yang lebih terjangkau.
4. Benda Seni Eksperimental
Saat ini kriya kerap dijadikan sebagai media seni murni kontemporer untuk bisa membuat karya seni yang begitu eksperimen rasul. Beberapa contohnya adalah gedung yang diselimuti dengan rajutan atau pohon yang diberikan berbagai macam hiasan.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar