Maunah & Istidraj

MAUNAH

Secara bahasa maunahm artinya pertolongan. Sedangkan secara istilah, maunah merupakan kemampuan yang diberikan Allah SWT. kepada seorang mukmin untuk mengatasi kesulitan hidupnya.

Allah memberikan maunah kepada siapapun yang dikehendaki-Nya, baik kepada nabi, para wali, maupun manusia biasa.

Contohnya Ma'unah :

Pertolongan yang Allah SWT. berikan pada korban bencana Tsunami di Aceh.

Pertolongan Allah SWT. pada korban gempa di Bantul - Yogyakarta.

Pertolongan Allah pada orang yang tertabrak kendaraan, sehingga ia selamat, dsb. 

ISTIDRAJ

Berbeda dengan 4 kejadian luar biasa di atas, Istijrad merupakan pemberian nikmat duniawi kepada orang yang sering berbuat maksiat kepada Allah SWT..

Pemberian nikmat itu sebenarnya bukan tanda kasih sayang Allah SWT., melainkan untuk menghancurkan orang yang bersangkutan.

"Jika engkau melihat Allah SWT. memberikan kepada seseorang tentang keduniaan yang dicintainya berdasarkan kemaksiatan, itulah yang disebut istijrad" (HR. Ahmad).

Dalam Hadist lain Rasulullah Saw bersabda:

"Bila kalian melihat Allah SWT. memberi kenikmatan kepada hambanya yang selalu berlaku maksiat (durhaka), ketahuilah bahwa orang itu telah diistijradkan oleh Allah SWT." (HR. At-Tabrani).

Berdasarkan hadits di atas bisa dipahami bahwa manusia yang diistijradkan oleh Allah SWT. adalah manusia yang lupa daratan.

Mereka merasa segala nikmat duniawi yang mereka peroleh merupakan tanda kasih sayang Allah Swt. kepadanya walau sering mengingkari perintah-Nya.

Allah SWT. berfirman :
"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa" (QS. Al - An'am: 44).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar