Teks Narasi

Teks Narasi

Teks narasi adalah jenis pola pengembangan paragraf atau karangan cerita yang menyajikan serangkaian peristiwa dan disusun secara kronologis dengan urutan waktu yang berurutan (terdiri dari awal, pertengahan, dan akhir). Adapun turunan dari teks ini antara lain teks cerita fantasi, teks fabel, teks cerita sejarah, novel, cerpen, hikayat, hingga biografi atau kisah inspiratif.

Tujuan Teks Narasi

Tujuan teks ini adalah untuk membantu pembaca memahami sebuah karangan cerita menjadi lebih jelas dengan khayalan atau imajinasi yang didapatkannya. Dengan demikian pembaca merasa seolah-olah tengah berada dalam cerita tersebut. Namun, pada dasarnya teks ini memiliki tujuan untuk menghibur pembacanya. 

Jenis Teks Narasi

Berdasarkan buku Teks Narasi dan Literasi Buku Fiksi-Nonfiksi yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan di tahun 2018, teks ini dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Narasi Informatif (ekspositoris)

Karangan ini dibuat dengan tujuan menyampaikan informasi secara tepat tentang sebuah kejadian atau peristiwa. 

2. Karangan Narasi Artistik

Jenis ini bertujuan memberikan pengalaman estetis kepada pembaca melalui penggunaan bahasa figuratif atau kiasan.

3. Narasi Sugestif

Jenis narasi dengan penceritaan sebuah peristiwa atau kisah dengan maksud terselubung kepada para pembaca.

Struktur Teks Narasi

Struktur Teks Narasi secara umum struktur teks narasi terdiri dari 4 bagian yaitu, orientasi, komplikasi, resolusi, dan reorientasi. Berikut penjelasan lengkapnya dari masing-masing bagian tersebut:

1. Orientasi

Di bagian awal ini akan terdapat informasi waktu, tempat, tokoh dan perwatakannya, hingga unsur-unsur lainnya yang dirasa penting untuk mendapatkan kesan yang baik dari pembaca.

2. Komplikasi

Penulis sudah memaparkan kejadian penting, latar belakang konflik, hingga pemicu yang menimbulkan konflik antar tokoh di dalamnya. Di bagian komplikasi terdapat peristiwa lain sebagai akibat dari konflik sebelumnya, hingga akhirnya akan mencapai klimaks atau puncaknya.

3. Resolusi

Setelah mencapai klimaks pada bagian komplikasi, resolusi inilah yang menjadi tanda konflik menurun hingga dapat terselesaikan.

4. Reorientasi

Di bagian terakhir atau penutup ini, biasanya terdapat pesan yang ingin dikemukakan penulis dalam ceritanya. Bagian ini sebenarnya tidak diwajibkan ada dalam sebuah teks narasi.

Ciri-Ciri Teks Narasi

Tujuan teks ini adalah untuk membantu pembaca memahami sebuah karangan cerita menjadi lebih jelas dengan khayalan atau imajinasi yang didapatkannya. Dengan demikian pembaca merasa seolah-olah tengah berada dalam cerita tersebut. Namun, pada dasarnya teks ini memiliki tujuan untuk menghibur pembacanya. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar